Polisi Gerebek Dugaan Markas Solar Ilegal di Bulukumba, Faktanya Nihil

Personel Unit Tipidter Satreskrim Polres Bulukumba saat mendatangi lokasi yang diduga tempat penampungan solar ilegal. (Ist)

Bulukumba, Inilah.co.idPersonel Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satuan Reskrim Polres Bulukumba menggerebek lokasi yang diduga sebagai penampungan solar subsidi. Aparat kepolisian langsung bergerak ke lokasi, pasca mendapat informasi.

Selain itu, polisi juga memonitor pemberitaan di sejumlah media online mengenai dugaan keberadaan “gudang misterius” dan aktivitas transaksi solar subsidi ilegal di wilayah Bira, Kabupaten Bulukumba.

Kasat Reskrim Polres Bulukumba, Iptu Muhammad Ali menegaskan, bahwa Unit Tipiter telah melakukan pengecekan langsung di lapangan, termasuk di beberapa gudang yang disebut dalam pemberitaan tersebut. Namun dari hasil pemeriksaan, personelnya tidak menemukan adanya aktivitas maupun bukti penyimpanan solar ilegal.

“Begitu menerima informasi, tim kami langsung turun. Kami tidak akan main-main jika ada pihak yang menampung solar untuk kepentingan di luar peruntukan,” ujar Iptu Muhammad Ali dalam keterangannya yang diterima Bulukumba.Inilah.co.id, Kamis (25/9/2025) malam.

Dalam pemberitaan di sejumlah media online disebutkan adanya inisial ‘M’ yang diduga memiliki tiga gudang penyimpanan solar. Salah satunya berlokasi dekat Pelabuhan Bira dan ditengarai menjadi titik transit sebelum dialihkan ke kapal pribadi serta dijual lebih tinggi ke kapal taksi laut, tugboat, hingga tanker.

Menanggapi hal itu, Iptu Muhammad Ali menegaskan pihaknya tetap terbuka menerima laporan masyarakat dan akan menindaklanjutinya sesuai prosedur.

“Kami akan menindaklanjuti setiap laporan masyarakat untuk membuktikan apakah benar ada praktik pembelian dan penjualan solar yang tidak sesuai ketentuan, termasuk dugaan adanya penampungan,” jelasnya.

Kasat Reskrim juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang aktif memberikan informasi terkait dugaan aktivitas ilegal tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi laporan masyarakat. Selama informasi itu benar dan ada indikasi penyalahgunaan BBM subsidi, pasti akan kami tindaklanjuti dengan pengecekan langsung di lapangan,” jelas Iptu Muhammad Ali.

“Yang perlu diantisipasi adalah jika solar subsidi digunakan oleh industri atau pelangsir, karena itu jelas tidak sesuai ketentuan. Namun, jika digunakan oleh nelayan dan sesuai prosedur, maka hal tersebut diperbolehkan,” sambunnya.

Comment