Bulukumba, Inilah.co.id – Tim sepakbola MRC Harum Lestari Bulukumba akan menantang Galaxy Makassar City pada babak final Liga 4 Zona Sulawesi Selatan musim 2025/2026 di Lapangan Yonzipur 8/SMG, Kabupaten Maros, Senin (6/4/2026). MRC Harum Lestari mencetak sejarah sebagai tim pertama di Kabupaten Bulukumba yang lolos di babak final Liga 4 Sulsel.
MRC Harum Lestari berhasil mengantongi tiket final seusai menekuk Gasma secara dramatis 4-3 lewat adu penalti. Di waktu normal hingga tambahan waktu dua kali 15 menit berakhir, MRC Harum Lestari dan Gasma bermain imbang dengan skor kacamata 0-0.
Sedangkan Galaxy Makassar City lolos ke partai puncak setelah mengalahkan Mangiwang FC dengan skor tipis 1-0 di babak semifinal. Laga antara MRC Harum Lestari kontra Galaxy Makassar City diprediksi berlangsung sengit.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Sulsel, Ahmadi Djafri belum bisa memastikan dua tim yang berlaga di babak final otomatis lolos ke putaran nasional Liga 4.
“Kalau sekarang, saya belum bisa pastikan yang juara dua itu sudah pasti lolos. Jadi yang saya bisa pastikan sekarang, juara satu di Sulsel sudah pasti lolos putaran nasional,” kata Ahmadi Djafri saat dikonfirmasi, Minggu (5/4).
Namun demikian, eks wasit nasional berlatar belakang anggota Polri yang bertugas di Polda Sulsel ini mengaku selama keikutsertaan Sulsel di Liga 3 sampai menjelma menjadi Liga 4 saat ini, Sulsel selalu mendapatkan jatah dua sampai tiga tim berlaga di putaran nasional.
“Untuk juara dua dan juara tiga di Sulsel, kita masih menunggu keputusan dari PSSI. Kita masih berjuang agar Sulsel bisa mendapatkan kuota sampai tiga tim untuk masuk putaran nasional,” kata Ahmadi.
Menurut dia, apabila dilihat secara koefisien, maka angka tiga tim di Sulsel cukup realistis masuk putaran nasional. Sebab di Sulsel ada 22 tim yang mengikuti penyelenggaraan Liga 4.
Berbeda halnya dengan provinsi lain di luar Pulau Jawa, paling yang ikut penyelenggaraan Liga 4 hanya lima atau enam tim saja, atau pun setidaknya cuma dua grup.
Sehingga instrumen koefisien, lanjut Ahmadi, Sulsel sudah mendapatkan satu keuntungan. Selanjutnya keuntungan yang kedua, seluruh pemain di Sulsel masuk aplikasi SIAP (Sistem Informasi dan Administrasi Pemain).
“Kemudian seluruh pertandingan yang dilaksanakan, kita online ke PSSI. Jadi syarat-syarat itu untuk Sulsel sudah terpenuhi. Makanya saya katakan mulai Liga 3 kemarin sampai Liga 4 sekarang, kita tidak pernah dapat satu, paling sedikit dua tim ke putaran nasional. Bahkan pernah kita tiga,” ujarnya.
“Mudah-mudahan tahun ini kita bisa mendapatkan tiga kuota. Untuk jadwal putaran nasional sekitar bulan Mei atau Juni 2026,” tambah Ahmadi.
*MRC Harum Lestari Patahkan Dominasi Gasma*
MRC Harum Lestari akhirnya mematahkan dominasi Gasma selama perhelatan Liga 4 Zona Sulsel tahun ini. Bagaimana tidak, sejak putaran pertama sampai babak perempat final, Gasma selalu tampil meyakinkan mengalahkan setiap lawannya.
Bergabung di Grup F pada putaran pertama, Gasma sukses mengunci poin penuh. Dari dua laga yang dilakoninya melawan QDR Makassar dan PS Bangau Putra, Gasma berhasil meraih dua kali kemenangan. Gasma pun keluar sebagai juara Grup F.
Selanjutnya di putaran kedua, Gasma tergabung di Grup H. Sama halnya saat putaran pertama, Gasma melanjutkan tren positif dua kali kemenangan dari dua laga di putaran kedua. Gasma mengalahkan Mangiwang FC dan Kasiwa FC. Di putaran kedua, Gasma kembali menjadi pemuncak klasemen grup dengan enam poin.
Lolos ke putaran ketiga atau babak perempat final, Gasma jumpa dengan Persigowa yang berstatus sebagai runner-up Grup G. Lagi-lagi Gasma tampil superior dengan melumat Persigowa dengan skor mencolok 4-1.
Asa Gasma untuk lolos final akhirnya kandas di babak semifinal. Gasma takluk dari tim “Kuda Hitam” asal Bumi Panritalopi, MRC Harum Lestari. Laga kedua tim berlangsung sengit sepanjang pertandingan.
Hingga wasit meniup peluit panjang, baik MRC Harum Lestari maupun Gasma gagal mencetak gol. Nasib kedua tim ditentukan lewat drama adu penalti. Dewi Fortuna akhirnya berpihak ke MRC Harum Lestari.
MRC Harum Lestari dan Gasma masing-masing menurunkan lima penembak. Dua eksekutor Gasma gagal mengeksekusi si kulit bundar dengan sempurna. Di sisi lain, satu penembak MRC Harum Lestari mampu digagalkan oleh kiper Gasma. Skor akhir 4-3 untuk kemenangan MRC Harum Lestari.
Presiden Harum Lestari FC, H. Abdul Haris mengaku bersyukur atas kemenangan timnya di babak semifinal Liga 4. Pengusaha muda yang lebih akrab disapa Om King ini mengakui semangat dan soliditas pemain MRC Harum Lestari.
“Alhamdulillah, tentu kita bersyukur atas kemenangan ini. Semua karena kerja keras para pemain. Semua lini bermain disiplin sampai akhir,” ujarnya.
Lebih lanjut, Abdul Haris berharap MRC Harum Lestari bisa bermain maksimal di partai final. Dia pun mengajak semua elemen masyarakat untuk memberikan dukungan kepada tim kebanggaan Bulukumba.
“Sepakbola tak bisa dipisahkan dengan suporter. Makanya tujuan kami di awal, kehadiran MRC Harum Lestari di Liga 4 bisa membangkitkan gairah sepakbola Bulukumba yang bisa menyatu kuat dengan suporter, jelas Abdul Haris.
Comment