Pemkab Bulukumba Lepas Jenazah Pejabat Diskominfo Mulyadi Ganie Secara Kedinasan

Ist

Bulukumba, Inilah.co.id – Pemerintah Kabupaten Bulukumba menggelar prosesi pelepasan jenazah pejabat Dinas Kominfo dan Persandian Kabupaten Bulukumba, Mulyadi Ganie, yang wafat setelah menjalani perawatan akibat sakit yang dideritanya selama beberapa bulan terakhir.

Prosesi pelepasan jenazah berlangsung di kediaman almarhum di Sapiri, Kelurahan Jalanjang, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, Kamis (21/5/2026).

Upacara dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Bulukumba, HM Daud Kahal.

Almarhum meninggal dunia di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar pada usia 53 tahun dan meninggalkan seorang istri serta tiga orang putra.

Dalam prosesi tersebut, pihak keluarga yang diwakili H. Safiuddin menyerahkan jenazah almarhum sebagai anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) kepada Pemerintah Kabupaten Bulukumba untuk dilakukan upacara pelepasan secara sipil.

BACA JUGA:  KM Bulukumba Kembali Gelar Qurban Bersama, Bupati Andi Utta: Bukti Cinta untuk Daerah

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bulukumba, saya menyampaikan turut berdukacita yang sedalam-dalamnya dan mengucapkan terima kasih atas jasa-jasa almarhum selama mengabdikan diri di Pemerintah Kabupaten Bulukumba,” ujar HM Daud Kahal saat prosesi persemayaman jenazah.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Bulukumba, Andi Uke Indah Permatasari, juga menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian almarhum.

Menurutnya, Mulyadi Ganie merupakan sosok yang dikenal baik, tenang, dan memiliki dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas selama mengabdi sebagai aparatur sipil negara.

Selama 23 tahun bertugas, almarhum dinilai telah memberikan kontribusi besar dalam pengembangan sistem informasi pemerintahan di Kabupaten Bulukumba.

BACA JUGA:  Ancaman Fatherless, DP2KBP3A Aktif Sosialisasi Gerakan Ayah Teladan

“Kepergian beliau tentu menjadi kehilangan besar bagi kami semua, khususnya keluarga besar Diskominfo Bulukumba. Namun kami percaya, segala pengabdian, kerja keras, dan kebaikan almarhum akan menjadi amal jariyah,” ungkap Andi Uke Indah Permatasari.

Dia juga mengajak seluruh pelayat untuk mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan.

Suasana haru menyelimuti prosesi pelepasan jenazah. Ratusan pelayat memadati rumah duka untuk memberikan penghormatan terakhir dan mengantar almarhum ke tempat peristirahatan terakhirnya.

Comment