Bulukumba, Inilah.co.id – Wakil Bupati Bulukumba, Andi Edy Manaf meminta optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) selaras dengan peningkatan pelayanan publik di Bumi Panrita Lopi.
Hal itu diungkap oleh Andi Edy Manaf saat menggelar forum Sharing Sessions bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Ruang Rapat Wakil Bupati Bulukumba, Kamis (4/6/2026).
Forum Sharing Sessions berlangsung selama dua hari, yakni Rabu-Kamis, 3-4 Juni 2026 sebagai upaya mengelaborasi berbagai potensi ekonomi daerah yang dapat dioptimalkan untuk meningkatkan PAD sekaligus memperkuat kualitas pelayanan publik.
Kegiatan tersebut menghadirkan OPD pengelola PAD beserta OPD pendukung guna membahas secara mendalam berbagai peluang, tantangan, serta strategi percepatan pencapaian target pembangunan daerah.
Pertemuan ini menjadi ruang diskusi yang konstruktif untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi OPD dalam pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing, sekaligus merumuskan langkah-langkah solusi yang dapat segera dijalankan guna mendorong peningkatan kinerja pemerintahan daerah.
Dalam sesi pemaparan, sejumlah kepala OPD menyampaikan target dan capaian kinerja hingga akhir Mei 2026, termasuk berbagai inovasi yang telah dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan mengoptimalkan potensi pendapatan daerah.
Mereka di antaranya Kepala Dinas Perhubungan, Idham Khalid, Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja, Esfar Tenrisukki, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Trismiati, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Hamrina, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Emil Yusri, dan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Supratman Jayaatmaja, hingga Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Ashadi.
Selain memaparkan kondisi aktual, para kepala OPD juga menyampaikan berbagai kebutuhan dukungan, baik dari sisi anggaran maupun kebijakan strategis, yang diperlukan untuk mengoptimalkan capaian program dan pelayanan kepada masyarakat.
Seluruh paparan dicermati secara seksama oleh Edy Manaf. Dia menilai forum tersebut untuk memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah sekaligus menjadi bahan evaluasi terhadap capaian kinerja OPD, baik dalam aspek pelayanan publik maupun peningkatan PAD.
Menurut Edy Manaf, upaya menggali dan memaksimalkan sumber-sumber pendapatan daerah harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Dengan demikian, masyarakat dapat merasakan secara langsung manfaat dan kehadiran pemerintah dalam kehidupan sehari-hari.
“Optimalisasi pendapatan daerah jangan dilihat secara angka, tetapi bagaimana pendapatan tersebut kembali dalam bentuk pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” ujarnya.
Untuk memperkaya pembahasan, para Asisten Sekretariat Daerah dan Staf Ahli Bupati turut hadir memberikan pandangan serta masukan terhadap capaian dan tantangan yang dihadapi masing-masing OPD. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Daud Kahal didapuk sebagai koordinator sekaligus moderator jalannya forum.
Turut hadir memberikan respons dan masukan terhadap berbagai persoalan yang mengemuka, Kepala Badan Pendapatan Daerah Muhammad Arfah, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Sufardiman, Kabag Ekonomi dan Administrasi Pembangunan Ahmad Natsir, Inspektorat Daerah yang diwakili Irban Nuryanto Rauf, serta Kabid Bapperida Ahmad Rizaldi.
Forum tersebut membahas berbagai alternatif solusi, termasuk dukungan penganggaran, distribusi sumber daya, dan sinkronisasi kebijakan yang diperlukan untuk memperkuat kinerja OPD.
Forum Sharing Sessions ini akan terus berlanjut dengan melibatkan OPD lainnya, di antaranya Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Perikanan, serta Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang. Pemerintah daerah menargetkan seluruh OPD yang telah dipetakan dapat mengikuti forum tersebut sehingga diperoleh gambaran yang komprehensif mengenai kondisi dan kebutuhan perangkat daerah.
Wakil Bupati Edy Manaf optimistis pendekatan yang dilakukan melalui forum ini akan memberikan dampak terhadap percepatan pencapaian target pembangunan daerah.
Ia juga menekankan pentingnya pengambilan keputusan yang cepat dan tepat sehingga berbagai persoalan yang telah teridentifikasi dapat segera ditindaklanjuti tanpa harus menunggu siklus penganggaran tahun berikutnya.
Berbagai hasil pembahasan dan rekomendasi yang mengemuka dalam forum tersebut akan segera dibahas sebagai bahan pengambilan kebijakan strategis ke depan.
Comment