Bulukumba, Inilah.co.id – Kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) ditunjukkan oleh keluarga besar UPT SPF SDN 33 Barabba melalui kegiatan kemanusiaan yang dirangkaikan dengan shalat Dhuha, dzikir, dan doa bersama.
Kegiatan tersebut merupakan bentuk solidaritas sekaligus ikhtiar spiritual untuk mendoakan saudara-saudara di NTT yang tengah menghadapi musibah gempa. Selain doa bersama, para siswa, guru, dan keluarga besar sekolah turut berpartisipasi dalam penggalangan donasi kemanusiaan.
Dalam kegiatan tersebut, berhasil terkumpul donasi sebesar Rp1.007.500, yang selanjutnya akan disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Bulukumba untuk mendukung aksi kemanusiaan bagi masyarakat terdampak di NTT.
Kegiatan ini menjadi semakin bermakna karena melibatkan siswa secara langsung dalam aksi kepedulian. Anak-anak tidak hanya diajak untuk belajar di ruang kelas, tetapi juga dikenalkan pada nilai empati, solidaritas, dan kepedulian terhadap sesama.
Kepala SDN 33 Barabba, Nurati menyampaikan antusiasmenya terhadap kolaborasi bersama BAZNAS Kabupaten Bulukumba. Menurutnya, kerja sama tersebut memberikan ruang bagi sekolah untuk turut berkontribusi dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Lebih lanjut, dia berharap kolaborasi antara SDN 33 Barabba dan BAZNAS Kabupaten Bulukumba dapat terus berlanjut dan dikembangkan dalam berbagai kegiatan positif ke depan.
“Kami sangat antusias bisa berkolaborasi bersama BAZNAS. Semoga kegiatan seperti ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi dapat terus dilanjutkan dan menjadi bagian dari pembelajaran kepedulian bagi anak-anak kami,” kata Nurati, Kamis (10/9/2026).
Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya membangun gerakan kemanusiaan berbasis sekolah, di mana pendidikan tidak hanya mengajarkan pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian dan kemanusiaan sejak dini. Rp1.007.500 mungkin terlihat sederhana, tetapi di dalamnya ada doa, kepedulian, dan ketulusan anak-anak SDN 33 Barabba untuk saudara-saudara mereka di NTT.
Dari sekolah, tumbuh kepedulian.
Dari anak-anak, lahir harapan.
Bersama BAZNAS, kebaikan bergerak lebih jauh.
Sementara itu, Waka I Bidang Pengumpulan BAZNAS Kabupaten Bulukumba, H. Bustan Kadir mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun gerakan kemanusiaan yang melibatkan lingkungan sekolah.
Menurutnya, pendidikan memiliki peran penting dalam menumbuhkan kepedulian sejak usia dini. Nilai kemanusiaan dan solidaritas dapat ditanamkan melalui aksi nyata yang dilakukan bersama.
“Rp1.007.500 mungkin terlihat sederhana, tetapi di dalamnya ada doa, kepedulian, dan ketulusan anak-anak SD 33 Barabba untuk saudara-saudara mereka di NTT,” kata dia.
Melalui kegiatan tersebut, SD 33 Barabba menunjukkan bahwa kepedulian dapat ditanamkan sejak bangku sekolah.
Dari lingkungan pendidikan, tumbuh rasa empati. Dari tangan anak-anak, hadir bantuan dan harapan bagi sesama.
Comment