Bulukumba, Inilah.co.id – Ketua DPD Partai Gerindra Sulawesi Selatan, H. Andi Iwan Darmawan Aras menyinggung kontestasi Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2029 mendatang. Dia juga menyebut kemungkinan adanya perubahan skema di tubuh internal.
Hal itu diungkapkan oleh Andi Iwan Aras (AIA) dalam arahannya pada Pendidikan Politik Partai Gerindra Sulsel dirangkaikan kegiatan Menyerap Aspirasi di Hotel Arini I, Kelurahan Ela-ela, Kecamatan Ujung Bulu, Bulukumba, Minggu (18/10/2026).
“Ketua Roemah Djoeang AIA Sulsel katanya mau pindah dapil ke sini (Bulukumba-Sinjai). Terus dua anggota DPRD di sini ada indikasi naik kelas ke DPRD Provinsi. Makanya Haji Patudangi harus tiga kali lipat suaranya,” ujarnya dengan nada agak bercanda.
Adapun Anggota DPRD Kabupaten Bulukumba dari Fraksi Partai Gerindra yang duduk berdampingan dengan Andi Iwan Aras, yakni Abdul Hakim Jaya (Dapil Kajang-Herlang), dan Efhi Wahyudi Masri atau Haji Adan (Dapil Bonto Bahari-Bontotiro).
Lebih lanjut, Andi Iwan Aras yang juga merupakan Wakil Ketua Komisi V DPR RI ini menyebut pentingnya soliditas internal. Dia menyatakan, Partai Gerindra ke depan harus mampu menjadi pucuk Pimpinan di DPRD Bulukumba.
“Tentu harus bekerjasama dengan semua tingkatan, baik Kabupaten, Provinsi dan Pusat. Terutama Bapak Prabowo bisa menorehkan kembali kemenangan di Sulsel, terutama di Bulukumba,” jelas Andi Iwan Aras.
“Makanya pertemuan hari ini kita buat kolaborasi yang mantap. Sehingga target ke depan bisa terwujud,” sambung legislator DPR RI yang sudah tiga periode tersebut.
Hingga berita ini tayang, belum dikonfirmasi Abdul Hakim dan Haji Adan dalam merespons potensi adanya perubahan skema untuk ikut kontestasi sebagai Caleg DPRD Provinsi Sulsel mendatang.
Comment