Bulukumba, Inilah.co.id – Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Bulukumba, Andi Uke Indah Permatasari membuka pelatihan jurnalistik ekstrakulikuler majalah sekolah di Ruang Pola Kantor Bupati Bulukumba, Selasa 19 Mei 2026.
Pelatihan yang diikuti puluhan peserta diselenggarakan oleh UPT SPF SMPN 1 Bulukumba, bekerjasama dengan Dinas Kominfo Kabupaten Bulukumba. Pelatihan berlangsung hingga 21 Mei 2026.
Adapun tema pelatihan yaitu Membangun Generasi Literat, Kreatif dan Informatif Melalui Pelatihan Jurnalistik dalam Mendukung Gerakan Literasi Sekolah.
Dari pelatihan ini, peserta didik SMPN 1 Bulukumba diharapkan dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan mengenai dasar-dasar jurnalistik, teknik penulisan berita, wawancara, serta etika dalam penyampaian informasi.
Dalam sambutannya, Andi Uke Indah Permatasari menyampaikan atas nama Pemerintah Kabupaten Bulukumba melalui Dinas Kominfo, mengapresiasi pelaksanaan pelatihan jurnalistik tersebut.
Menurut dia, pelatihan jurnalistik ini dapat membangun budaya kreatif di kalangan peserta didik, terutama di lingkungan SMPN 1 Bulukumba.
“Kegiatan ini sebagai bagian dari upaya membangun generasi muda yang kreatif, cerdas digital, dan bijak dalam menggunakan media sosial,” jelas Andi Uke Indah Permatasari.
Selain Andi Uke, seremoni pembukaan pelatihan jurnalistik ini, juga dihadiri oleh Kepala Sekolah SMPN 1 Bulukumba, Ansar Langnge bersama sejumlah guru SMPN 1 Bulukumba, hingga Kabid Humas Dinas Kominfo Bulukumba, Andi Ayatullah Ahmad.
Ansar Langnge menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemkab Bulukumba, sehingga pelatihan jurnalistik dengan peserta 155 orang dapat terlaksana di Ruang Pola Kantor Bupati Bulukumba.
Selain itu, Dinas Kominfo hadir sebagai fasilitator dan penyampaian materi. Ansar berharap, pelatihan ini bisa berdampak positif bagi pihak sekolah maupun para peserta didik.
“Peserta didik yang ikut pelatihan jurnalistik ini adalah yang terpilih di masing-masing kelas, terutama bagi pengurus OSIS. Semoga para peserta ke depan bisa menyampaikan informasi dengan baik ke publik,” jelasnya.
“Ke depan majalah sekolah dibentuk, sebagai wadah untuk pengembangan bakat dan minat di bidang penulisan karya jurnalistik,” tambah Ansar Langnge.
Comment