Bulukumba, Inilah.co.id – Wakil Bupati Bulukumba Andi Edy Manaf resmi memimpin organisasi Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah (Orda) Bulukumba Periode 2026-2031. Dia dilantik dan menerima Bendera Pataka ICMI di Ruang Kahayya Lantai 4 Gedung Pinisi Bulukumba, Jumat (25/9/2026).
Andi Edy Manaf dalam sambutannya menegaskan peran penting ICMI untuk kemajuan umat, bangsa dan daerah tercinta Bulukumba. Dia meminta jajaran pengurusnya agar terus menjaga soliditas dibarengi dengan sikap terbuka tanpa ego sektoral.
“ICMI adalah organisasi pemikir dan patut dibanggakan yang mencetak pemimpin-pemimpin ke depan. Insya Allah ICMI akan menjadi rumah umat untuk berkontribusi terhadap kemajuan Kabupaten Bulukumba,” kata Edy Manaf.
“ICMI sebagai wadah positif. Tidak boleh diwarnai hanya satu ormas (organisasi kemasyarakatan) saja, serta tidak diwarnai satu kelompok saja. ICMI hadir bukan dalam konteks jangka pendek, tapi harus jangka panjang,” sambungnya.
Lebih lanjut, Edy Manaf berbicara masa depan Bulukumba yang lebih maju dan sejahtera. Kata dia, Bulukumba ke depan bukan hanya maju dari pembangunan infrastruktur, tapi juga unggul dari sektor Sumber Daya Manusia (SDM).
“Kemajuan suatu daerah, juga tak terlepas dari adanya kontribusi perguruan tinggi dan para cendekianya. Kalau ini terjadi, apapun yang dilakukan pemerintah akan bermuara pada asas manfaat di masyarakat,” ujar Edy Manaf.
Sudah Dibidik Sejak Dua Tahun Lalu
Ketua ICMI Organisasi Wilayah (Orwil) Sulawesi Selatan, Prof. Dr. H. Aris Munandar, turut hadir dalam pelantikan dan pengukuhan kepengurusan ICMI Bulukumba tersebut. Dia mengungkapkan, penunjukan Edy Manaf sebagai Ketua ICMI Bulukumba bukan keputusan yang muncul secara tiba-tiba.
Menurut Aris Munandar, sosok Edy Manaf telah menjadi perhatian ICMI Sulsel sejak sekitar dua tahun terakhir. Dia pun menyebut proses tersebut telah dibidik dalam waktu yang cukup panjang sebelum akhirnya Edy Manaf dipercaya memimpin ICMI Orda Bulukumba.
“Kami bahagia karena impian untuk meneruskan kepemimpinan yang vakum akhirnya bisa diteruskan. Kami selalu mengintai siapa tokoh yang akan menggerakkan ICMI di Bulukumba, dan hari ini bisa terwujud,” kata Aris Munandar.
Dia lebih jauh menyatakan, kehadiran ICMI untuk membangun masyarakat madani. Ketua umum pertama ICMI Baharuddin Jusuf Habibie, lanjut Aris Munandar, telah meletakkan dasar kuat demokrasi sebagai salah satu sendi masyarakat madani.
“Pak Habibie telah melahirkan legacy untuk mewujudkan masyarakat Madani. Definisi cendekiawan menurut Pak Habibie, yaitu yang memiliki kepedulian terhadap pengembangan umat,” kata dia.
“Selamat kepada pengurus yang telah dilantik. Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bulukumba, saya kagum kepada arsitektur gedung ini (Gedung Pinisi dan Gedung Ammatoa). Ini menandakan Bulukumba adalah daerah terbuka,” tambah Aris Munandar.
Pelantikan kepengurusan ICMI Bulukumba itu dirangkaikan dengan seminar nasional bertajuk “Peran Masjid bagi Kehidupan Sosial dan Masyarakat Madani.” Seminar tersebut mengangkat posisi masjid yang tidak hanya dipandang sebagai tempat ibadah, tetapi juga memiliki peran strategis dalam kehidupan sosial serta pembentukan masyarakat madani.
Bagi kepengurusan baru, pelantikan ini menjadi titik awal untuk memperkuat eksistensi dan kontribusi ICMI di tengah masyarakat. Di bawah kepemimpinan Edy Manaf, ICMI Bulukumba diarahkan menjadi ruang pertemuan berbagai gagasan dan latar belakang, dengan orientasi tidak hanya menghasilkan wacana, tetapi juga mendorong lahirnya pemikiran yang dapat diterjemahkan menjadi kontribusi nyata.
Comment