Belajar Hadapi Kegagalan dari Pak Prabowo: Jatuh-Bangkit, itu Baru Pejuang!

Presiden Prabowo saat sambutan dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda Mahasiswa UKRI. (Foto: Tangkapan Layar YouTube UKRI TV).

Bandung, Bulukumba.inilah.co.idPresiden Prabowo Subianto bicara berapi-api di hadapan ratusan wisudawan Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) di Trans Convention Centre, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (18/10/2025). Ia memberi pesan motivasi kepada para wisudawan.

“Kalau mau belajar menghadapi kegagalan, belajar dari Prabowo Subianto. Jangan saudara liat Prabowo Subianto yang sekarang,” kata Prabowo disambut tepuk tangan riuh.

“Pak Prabowo Subianto itu berkali-kali gagal, berkali-kali jatuh. Tapi Pak Prabowo Subianto selalu berdiri kembali. Jatuh, bangkit. Jatuh, berdiri lagi. Itu baru pejuang,” tambahnya.

Menurut Prabowo, niat baik untuk berbuat menegakkan kebenaran, keadilan dan kejujuran, kerapkali mendapatkan tantangan yang besar. Sebab di dunia ini banyak orang jahat, maling, perampok, penipu dan penindas.

“Jadi kalau kita ingin menegakkan kebenaran, kita akan menghadapi tantangan dan kesulitan. Tapi masalahnya, apakah kita akan tunduk dan menyerah?. Apa kita kalah, lari, atau kita terus berjuang, terus berusaha untuk menegakkan kebenaran, keadilan dan kejujuran.?,” tegas Prabowo.

Lebih lanjut, Prabowo mengaku sudah lima kali ikut pemilihan umum. Dalam rens waktu tersebut, ia empat kali mengalami kekalahan, dan barulah pada kontestasi yang kelima kalinya diberi kemenangan oleh Yang Maha Kuasa.

Kata Prabowo, mungkin itulah kehendak Yang Maha Kuasa. Dengan demikian, berbagai terpaan cobaan dan ujian kesabaran, ia mendapatkan pengetahuan dan pengalaman yang sangat berarti.

“Sehingga sekarang kalau menghadapi penipuan-penipuan, menghadapi upaya-upaya untuk merongrong dan terus menghambat dan merusak bangsa Indonesia, saya cepat menangkap, saya cepat mencium, saya cepat mengambil kesimpulan,” jelas Prabowo.

Ia lebih dalam berpesan kepada para wisudawan untuk bebas memilih jalannya masing-masing. Jalan kebenaran penuh dengan kesulitan, jalan menegakkan keadilan, jalan melawan angkara murka, melawan kezaliman. Atau sebaliknya mencari jalan yang enak, cari jalan yang kaya sesingkat-singkatnya, kaya dengan cepat tapi dengan cara menipu, cara korupsi, cara mencuri, cara bohong.

“Saya berharap saudara-saudara memilih jalan yang benar, jalan menegakkan kebenaran, keadilan dan kejujuran. Dengan demikian, bangsa Indonesia akan bangkit dan kuat,” jelas Prabowo.

Sidang senat terbuka wisuda sarjana serta Dies Natalis UKRI tersebut, Presiden Prabowo didampingi sejumlah pejabat negara, di antaranya Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Wakil Ketua DPR RI sekaligus Rektor UKRI Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana.

Selain itu, hadir Utusan Khusus Presiden bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, serta Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.

Comment