Bulukumba, Inilah.co.i— Legislator Partai Gerindra Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bulukumba, Efhi Wahyudi Masri all out mendukung wacana pemekaran Desa Liukang Loe di Kecamatan Bonto Bahari. Ia menilai, Liukang Loe berpotensi besar menjadi desa wisata.
“Kami dalam beberapa kesempatan berdiskusi dengan kawan-kawan Komisi I DPRD Kabupaten Bulukumba terkait potensi besar yang ada di Liukang Loe,” kata politikus muda yang lebih akrab disapa Haji Adan kepada wartawan di Bulukumba, Rabu (19/11/2025).
Dari proses diskusi inilah, maka Komisi I DPRD Kabupaten Bulukumba tertarik untuk mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bulukumba memekarkan Liukang Loe yang selama ini menjadi bagian dari Desa Bira.
Lebih lanjut, Haji Adan mengapresiasi langkah Komisi I DPRD Kabupaten Bulukumba tersebut. Ia menyebut, pemekaran Liukang Loe sebagai desa wisata akan menjadi magnet baru bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
“Alam Liukang Loe asri dan sangat natural. Terlebih lagi spot-spot wisata seperti Snorkeling maupun Terumbu Karangnya. Jadi ekosistem lautnya sangat mendukung menjadi desa wisata,” kata Haji Adan, yang juga bermitra komisi dengan Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bulukumba.
Sekretaris Fraksi Partai Gerindra DPRD Bulukumba ini mengemukakan bahwa selain aspek pariwisata, potensi demografi Liukang Loe sudah sangat bersayarat untuk bisa mandiri membangun otonomi desa sendiri. Terlebih lagi dalam aspek pelayanan publik yang lebih maksimal lagi ke depan.
“Berdasarkan data demografi Liukang Loe yang kami terima, di sana ada 671 penduduk dan 231 Kepala Keluarga (KK),” jelas Haji Adan, politikus yang terpilih menjadi Anggota DPRD Kabupaten Bulukumba 2024 dari daerah pemilihan (Dapil) Kecamatan Bonto Bahari dan Bontotiro.
Ia mengaku aspirasi pemekaran Liukang Loe sudah cukup lama mencuat di kalangan tokoh-tokoh masyarakat dan pemuda. Sebab dengan pemekaran nantinya, masyarakat Liukang Loe bisa lebih mandiri secara ekonomi.
“Tugas kami sebagai wakil rakyat di parlemen adalah memperjuangkan aspirasi dari rakyat. Kami berharap Pemerintah Daerah bisa mengakomodir aspirasi masyarakat Loe menuju masyarakat Bulukumba yang lebih maju dan sejahtera,” kata Haji Adan.
Sebelumnya, wacana pemekaran Desa Wisata Liukang Loe didorong oleh Komisi I DPRD Kabupaten Bulukumba sebagai mitra komisi dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bulukumba. Hingga berita ini tayang, wartawan belum mengonfirmasi pihak DPMD Kabupaten Bulukumba.
Comment