Bulukumba, Inilah.co.id– Jelang Muktamar ke-10 Partai Persatuan Pembangunan (PPP), beragam spekulasi mencuat. Salah satunya Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum DPP PPP, Muhamad Mardiono dinilai masih punya kans kuat di akar rumput.
Plt Ketua DPC PPP Kabupaten Bulukumba, Vikra Zulfikar Askar menanggapi dinamika politik yang menyelimuti partai berlambang Kakbah akhir-akhir ini. Menurutnya, semua isu yang muncul sah-sah saja.
“Politik itu dinamis. Banyak isu bisa muncul. Apalagi menjelang pelaksanaan Muktamar PPP,” ujar Vikra Zulfikar Askar kepada wartawan di Bulukumba, Minggu (14/9/2025).
Putra dari H. Askar HL ini berpendapat, PPP adalah salah satu partai yang besar di Indonesia. Di tengah maraknya spekulasi perebutan kursi 01 PPP, diharap bisa lebih mematangkan partai ini dalam menyongsong Pemilu ke depan.
“Kalaupun ada sejumlah figur eksternal yang disebut-sebut masuk bursa Calon Ketua Umum PPP, itu wajar-wajar saja. Tapi PPP punya aturan main. Nanti dilihat seperti apa perkembangannya. Kami masih menunggu petunjuk dari DPW dan DPP,” jelas Vikra Zulfikar Askar.
Lebih lanjut, dia berpandangan bahwa kegagalan PPP menembus Senayan di pemilu legislatif (Pileg) 2024 lalu, bukan semata-mata diakibatkan oleh Mardiono. Sebab bagi dia, partai itu tidak bersifat pribadi.
“Kalau ada yang salah PPP gagal masuk Senayan, maka itu kesalahan kita semua,” ujarnya.
Vikra menilai dukungan untuk Mardiono untuk maju di Muktamar ke-10 PPP masih kuat di akar rumput. Hanya saja sejauh ini, Mardiono belum bersikap secara resmi.
“Masih banyak yang menginginkan beliau (Mardiono) untuk kembali memimpin PPP. Tapi beliau belum bersikap sampai sekarang,” imbuhnya.
Dari informasi yang berkembang, Muktamar ke-10 PPP bakal berlangsung di Jakarta pada 27 September 2025 mendatang. Salah satu poin penting dalam Muktamar, yaitu memilih Ketua Umum DPP PPP Periode 2025-2030.
Comment