Bulukumba, Inilah.co.id– Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Kabupaten Bulukumba, Muh. Thaiyeb Maningkasi mengedukasi puluhan petani muda untuk aktif terlibat menanam cabai. Ia menyebut, cabai merupakan salah satu komoditas yang menjanjikan.
“Cabai punya nilai ekonomis yang menjanjikan. Peluang pasarnya sangat bagus,” kata Thaiyeb Maningkasi saat menjadi narasumber dalam Tailor Made Training (TMT) di Desa Padang, Kecamatan Gantarang, Rabu (22/10/2025).
Ia kemudian mengutip pernyataan Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf yang menyebut cabai bisa membuat ekonomi daerah bergetar jika harganya ikut pedas. Menurut Thaiyeb, pesan Bupati Andi Muchtar Ali Yusuf ini sangat substansial.
“Harga cabai di pasar sangat sulit dipreksi. Sangat fluktuatif, kadang harganya stabil, dan kadang juga meroket. Apalagi dengan stok,” jelas Thaiyeb Maningkasi.
Dengan demikian, pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Bulukumba terus berupaya memaksimalkan edukasi ke masyarakat untuk memanfaatkan lahan kosong, minimal menanam tanaman jangka pendek seperti cabai.
Selain itu, kata Thaiyeb, Bupati Andi Muchtar Ali Yusuf sudah mengultimatum semua OPD (Organisasi Perangkat Daerah) lingkup Pemkab Bulukumba untuk ikut mendorong ketahanan pangan, terutama dengan menanam di lahan kosong kantor masing-masing.
“Seusai instruksi Bapak Bupati, kami di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan terus memaksimalkan pendampingan dan penyuluhan ke masyarakat. Sehingga ekonomi masyarakat bisa lebih baik,” kata Thaiyeb.
Pelatihan TMT yang dilaksanakan oleh Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Bantaeng bekerjasama dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bulukumba ini, disambut antusiasme dari peserta.
Salah satunya diungkapkan oleh TMT Cabai Gattareng, Suarni Zaihal. Ia bilang TMT tersebut sangat bagus dalam mendorong masa depan ekonomi yang lebih baik.
“Kami mendapatkan ilmu yang sangat bermanfaat. Selain itu, kami juga didampingi baik dalam hal pembibitan sampai panen,” imbuhnya.
Comment