Pimpinan dan Anggota DPRD Bulukumba Hadiri Pemecahan Rekor MURI Minum Kopi Gula Aren Terbanyak di Festival Pinisi

Ketua DPRD Bulukumba, Umy Asyiatun Khadijah (Kiri) Ikut Minum Kopi Gula Aren di Kawasan Pantai Merpati. (Ist)

Bulukumba, Inilah.co.idPimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bulukumba menghadiri pemecahan Rekor MURI minum kopi dengan gula aren oleh peserta terbanyak di kawasan Pantai Merpati, Sabtu (25/10/2025).

Kegiatan spektakuler yang diikuti oleh 15.000 peserta ini menjadi salah satu rangkaian utama dalam kemeriahan Festival Pinisi XV tahun 2025.

Ketua DPRD Kabupaten Bulukumba, Umy Asyiatun Khadijah, bersama Anggota DPRD, Andi Usdar, hadir langsung di tengah ribuan peserta yang antusias mengikuti agenda pemecahan rekor tersebut.

Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah tamu kehormatan, di antaranya Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras, Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba, Bupati Bantaeng, jajaran Forkopimda Bulukumba, Senior Manager MURI Tryono, Ketua TP PKK Bulukumba dan Ketua TP PKK Bantaeng, serta sejumlah Kepala OPD.

Momentum bersejarah tersebut ditandai dengan penyerahan sertifikat Rekor MURI oleh Senior Manager MURI, Tryono, kepada Bupati Bulukumba sebagai bentuk pengakuan atas keberhasilan Kabupaten Bulukumba mencatatkan diri dalam daftar Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Usai mengikuti prosesi pemecahan rekor, Wakil Ketua DPRD, Fahidin HDK, bersama Anggota DPRD, Andi Usdar, melanjutkan rangkaian kegiatan menuju launching kapal Pinisi yang difungsikan sebagai kafe dan resto terapung di kawasan kolam labuh Pantai Merpati.

“Kami apresiasi agenda minum kopi gula aren terbanyak,” ujar Andi Usdar.

Dalam kesempatan tersebut, para tamu undangan turut menikmati Pinisi Sailing, berlayar santai mengelilingi perairan Pantai Merpati sembari menikmati keindahan panorama laut Bulukumba.

Kehadiran pimpinan dan anggota DPRD Bulukumba dalam kegiatan ini menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya lokal sekaligus penguatan sektor pariwisata dan UMKM, khususnya melalui promosi kopi lokal dan gula aren sebagai produk unggulan daerah.

Comment