Bulukumba, Inilah.co.id— Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Bulukumba, Emil Yusri memaparkan tingkat kegemaran membaca di Kabupaten Bulukumba dalam tiga tahun terakhir. Ia menyebut, tingkat kegeraman membaca dalam posisi sedang.
“Dari tahun 2023 sampai tahun 2025, tingkat kegemaran membaca kita dalam posisi sedang. Banyak faktor yang memengaruhi posisi kita,” ujar Emil Yusri dalam laporannya saat seremoni pembukaan Festival Literasi di Halaman Kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Bulukumba, Rabu (26/11/2025).
“Perlu kami sampaikan bahwa Bulukumba masuk 8 besar di antara 24 Kabupaten/Kota dengan nilai sangat tinggi,” sambungnya.
Ia menuturkan, kondisi ini setelah Perpustakaan Nasional (Perpusnas) mengukur dua indikator kinerja Perpustakaan Bulukumba, yaitu Tingkat Kegemaran Membaca, dan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat.
Dengan demikian, Emil Yusri berterima kasih kepada Cabang Dinas pada Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sulsel yang telah menjadwal anak-anak sekolah untuk berkunjung ke Perpustakaan Daerah Bulukumba.
“Insya Allah besok dilaunching dan akan menjadi contoh Bulukumba pertama Membaca Sehari di Perpustakaan. Jadi kitalah pionernya, semoga ke depan akan terus bertambah kunjungan-kunjungan ke perpustakaan,” ujarnya.
Emil mengatakan bahwa tahun ini, pihaknya telah menemukan dua naskah kuno yang rencananya akan didaftarkan tahun depan sesuai target RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) Kabupaten Bulukumba. Dalam target RPJMD, ada satu naskah kuno dalam setahun.
“Di Festival Literasi ini, kita juga melakukan pameran dari program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial yang telah mendapat bantuan dari Perpusnas. Ada beberapa desa yang ikut, terima kasih Pak Hasan telah memfasilitasi kami dalam beberapa tahun terakhir,” jelasnya.
Diketahui, Festival Literasi dibuka oleh Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf. Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong.
Comment