Harga Cabai Naik di Bulukumba, Tapi tak Pedas

Ilustrasi Cabai. (Int)

Bulukumba, Inilah.co.idHarga cabai di Kabupaten Bulukumba mengalami kenaikan di pekan kedua Oktober 2025. Meski demikian, stok cabai terpantau cukup di pasar-pasar tradisional.

Jika dibandingkan dengan pekan pertama Oktober 2025, kenaikan harga cabai di Bulukumba tidak terlalu mencolok. Harga cabai di Bulukumba pun, masih relatif jauh di bawah harga rata-rata nasional.

Berdasarkan laporan dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Kabupaten Bulukumba, harga semua komoditas cabai, mulai cabai besar, cabai keriting dan cabai kecil merangkak naik.

Harga cabai besar Rp35.000/kg, mengalami kenaikan Rp5.000/kg atau sekira 17% dari pekan sebelumnya Rp30.000/kg. Untuk cabai keriting Rp35.000/kg, mengalami kenaikan Rp10.000/kg atau sekira 40% dari pekan sebelumnya Rp25.000/kg.

BACA JUGA:  Lantik 94 PNS Baru Bulukumba, Bupati Andi Utta Tekankan Kinerja

Selanjutnya harga cabai kecil Rp25.000/kg, mengalami kenaikan Rp5.000/kg atau sekira 25% dari pekan sebelumnya Rp20.000/kg.

Selain komoditas cabai, harga kol juga naik Rp5.000 menjadi Rp15.000/kg, di mana pada pekan sebelumnya hanya Rp10.000/kg. Kemudian bawang putih Rp35.000/kg, terjadi kenaikan harga Rp5.000/kg atau 17% dari pekan sebelumnya Rp30.000/kg.

Adapun yang harganya mengalami penurunan adalah beras Cihera Rp11.500/liter, turun Rp500 atau 4% dari pekan sebelumnya Rp12.000/liter.

Melansir Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) milik Bank Indonesia, Kamis (16/10/2025), harga rata-rata bawang putih sedang Rp39.650/kg. Untuk cabai merah besar Rp51.100/kg, cabai merah keriting Rp56.300/kg, cabai rawit hijau Rp39.650/kg, cabai rawit merah Rp45.950/kg.

BACA JUGA:  Bulukumba Tegaskan Penerimaan Murid Baru yang Objektif dan Transparan

Melansir Tabel Harga Pangan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas), Jumat (17/10/2025), harga cabai merah keriting Rp45.589/kg, cabai merah besar belum tersedia, dan cabai rawit merah Rp19.150.

Kepala Bidang Pengembangan Pasar dan Kemetrologian Disdagrin Kabupaten Bulukumba, Andi Mirza Milanie mengaku pihaknya rutin melakukan pengawasan terhadap aktivitas perdagangan bahan pokok dan kebutuhan lainnya.

“Untuk pantauan pengawasan di pekan kedua Oktober 2025, stok tercukupi. Semisal ada stok atau harga yang tidak stabil, kami cari tahu akar permasalahannya di mana agar kami tahu apa yang harus dilakukan,” ujarnya, Kamis (16/10/2025).

Comment