SSCP Sukses Digelar di Sirkuit Titik Nol Bira, Bukti Pemkab Bulukumba Total Support Balap Motor

Kadisparpora Bulukumba Ferryawan Z Fahmi (ujung kanan) saat mewakili Bupati membuka Final Round SSCP di Sirkuit Titik Nol Bira, Minggu (5/10/2025). (Ist)

Bulukumba, Inilah.co.idEvent balap motor Final Round Sulawesi Selatan Cup Prix (SSCP) di Sirkuit Titik Nol, kawasan pantai Tanjung Bira, berlangsung sukses, pada Sabtu-Minggu, 4-5 Oktober 2025. Event balap motor di Sirkuit kebanggaan masyarakat Bumi Panritalopi, diharap bisa terus berkelanjutan.

Pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Bulukumba tak main-main dalam menyupport pengembangan bakat dan minat anak-anak muda, khususnya di bidang otomotif. Sehingga event-event balap motor yang akan masuk, disambut dengan baik.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bulukumba, Ferryawan Z Fahmi menegaskan komitmen Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba untuk terus mendorong kemajuan sektor olahraga dan pariwisata. Sebab, eksistensi Sirkuit Titik Nol tak bisa dipisahkan dengan sektor pariwisata.

BACA JUGA:  Andi Utta: Indikator Utama Jabatan Bukan Atribut, tapi Kinerja

“Alhamdulillah SSCP merupakan event balap motor yang ketiga kalinya dilaksanakan di Sirkuit Titik Nol. Ini menjadi bukti Pemkab Bulukumba menyupport event balap motor,” ujar Ferryawan Z Fahmi kepada wartawan, Selasa (7/10/2025).

Saat mewakili Bupati Bulukumba membuka Final Round SSCP pada Minggu (5/10/2025), Ferryawan Fahmi mengakui antusiasme masyarakat yang datang menonton. Kondisi ini membuat event balap motor menjadi olahraga primadona yang baru di Bulukumba.

“Dengan banyaknya event di Sirkuit Titik Nol Bira, anak-anak muda akan lebih giat berlatih menjadi pembalap profesional, sehingga bisa menunjukkan prestasi di kancah regional, nasional, hingga internasional,” ungkap Ferry.

BACA JUGA:  Andi Utta Ucapkan Selamat Hari Jadi ke-627 Kabupaten Wajo

Lebih lanjut, ia berharap agar ke depan tidak ada lagi anak-anak muda yang melakukan atraksi balap liar di jalan, serta menjadikan Sirkuit Titik Nol sebagai satu-satunya tempat untuk latihan.

“Event balap motor juga berdampak signifikan ke income masyarakat lokal Desa Bira. Dengan banyaknya pengunjung yang masuk di kawasan wisata Bira, maka penginapan, kuliner, UMKM ikut bergerak dan menjadi momen berharga,” terang Ferry.

Comment