Bulukumba, Inilah.co.id– Iklim investasi nasional tahun 2025 merangkak naik jika dibandingkan dengan tahun 2024 lalu. Realisasi investasi Indonesia sampai kuartal III sudah mencapai Rp1.400 triliun, atau setara dengan 73,68% dari target investasi tahun ini sebesar Rp1.900 triliun.
Dilansir dari website www.ekon.go.id, Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian, Airlangga Hartarto menyampaikan progres pertumbuhan ekonomi nasional yang relatif stabil. Hal ini ditopang dengan kebijakan fiskal pemerintah yang efektif.
Airlangga menyatakan, sektor investasi merupakan salah satu komponen penting dari pertumbuhan ekonomi. Kata dia, realisasi investasi mencapai Rp942,9 triliun pada akhir semester I tahun 2025 atau tumbuh sebesar 13,6% year on year (yoy).
“Alhamdulillah masih tumbuh solid, kemarin di kuartal II masih 5,12 persen. Indonesia masih positif jika dibandingkan dengan banyak negara lain,” ujar Airlangga Hartarto dalam keynote speech-nya pada acara Permata Bank Wealth Wisdom 2025 di Jakarta, Selasa (7/10/2025).
Di tengah ketidakpastian ekonomi global saat ini, realisasi investasi dan pertumbuhan ekonomi Indonesia masih tetap terjaga. Bahkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada pada level tertinggi atau All Time High (ATH).
Pemerintah juga sejauh ini, telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada 3,45 juta pelaku UMKM, petani, dan nelayan dengan bunga 6%.
Airlangga menyampaikan pentingnya sinergi antara pemerintah dan sektor keuangan dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional, mendorong literasi keuangan masyarakat, serta menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
“Selain itu, saya juga mendorong sektor perbankan termasuk Bank Permata untuk memperluas pembiayaan kepada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta sektor perumahan,” ujarnya.
“Sektor perbankan berperan penting dalam menjaga akses pembiayaan agar tetap inklusif dan berkelanjutan,” sambung Airlangga.
Comment