Setahun Prabowo-Gibran: Tingkat Kemiskinan Turun 8,47 Persen, Terendah Sepanjang Sejarah RI

Presiden Prabowo Subianto berpidato dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (20/10/2025). (Foto: Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden).

Jakarta, Bulukumba.inilah.co.id Presiden Prabowo Subianto berpidato dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (20/10/2025). Di depan jajaran Kabinet Merah Putih, ia memaparkan tingkat kemiskinan RI yang turun 8,47 persen.

“Saya diberi tahu oleh para pakar, ini angka terendah sepanjang sejarah Repulik Indonesia. Kita bersyukur dan berterima kasih, walaupun kita tidak boleh puas,” kata Prabowo Subianto.

Dalam sidang kabinet paripurna tersebut, presiden Prabowo didampingi oleh wakil presiden Gibran Rakabuming Raka. Sidang kabinet ini menjadi momen refleksi setahun pemerintahan Prabowo-Gibran.

Selain kemiskinan yang melorot, tingkat pengangguran terbuka (TPT) juga menurun cukup tajam. Prabowo lebih jauh menyebut, tingkat pengangguran terbuka turun ke angka 4,76 persen.

“Ini adalah angka terendah sejak krisis 1998. Sekali lagi kita tidak boleh puas, karena 4,76 persen dari 287 juta orang, itu adalah angka yang cukup besar,” jelasnya.

Menurutnya tingkat pengangguran ini sangat meresahkan bagi mereka yang butuh pekerjaan. Sebab itu, ia meminta seluruh jajaran Kabinet Merah Putih untuk bekerja lebih keras lagi, apalagi di tengah laju perkembangan teknologi yang pesat.

“Dan bagi mereka yang butuh pekerjaan segera, ini sesuatu yang harus kita pikirkan seksama,” tegas Prabowo.

Di tengah disrubsi produksi dan industri, lapangan pekerjaan merupakan tantangan yang cukup berat. Kondisi ini, kata dia, harus diperhitungkan matang-matang, apalagi munculnya Artificial Intelligence (AI).

“Munculnya robotik juga harus kita catat. Di Jerman, pabrik Volkswagen yang 5.000 sampai 6.000 pekerja, sekarang hanya 30 orang. Sisanya robot, ini harus kita catat,” kata Prabowo.

Comment