Prabowo Bicara Fundamental Ekonomi Paling Asasi: Pangan, Energi dan Air

Presiden Prabowo Subianto berpidato dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (20/10/2025). (Foto: Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden).

Jakarta, Bulukumba.inilah.co.id– Presiden Prabowo Subianto menaruh perhatian besar terhadap eksistensi Indonesia di tengah ketidakpastian geopolitik dan geoekonomi dunia. Ia menuturkan pentingnya ketersediaan pangan, energi dan air.

“Fundamental ekonomi setiap bangsa yang paling asasi adalah pangan, energi dan air,” kata Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (20/10/2025).

Ia menyinggung fundamental ekonomi di saat Indonesia menembus rekor tertinggi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ke level 8.000, sekaligus menjadi capaian tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia.

“Ini semua berkat kerja keras menteri-menteri di bidang ekonomi,” jelas Prabowo.

“Selama ini kita selalu ditakut-takuti. Indek Harga Saham Gabungan mencerminkan kepercayaan investor, kepercayaan pasar kepada kita. Walaupun saya selalu ingatkan jangan selalu takut dengan harga-harga saham, yang penting fundamental ekonomi kita harus kuat,” sambungnya.

Sebab itu, pemerintah harus fokus melahirkan kebijakan-kebijakan yang berorientasi pada distribusi pangan dan energi dengan baik, serta mengelola air dengan baik pula.

“Mata uang harga saham bisa fluktuasi, tapi yang paling pokok kita harus jamin distribusi pangan dan energi, serta pengelolaan air dengan baik,” kata Prabowo.

Dalam sidang kabinet paripurna tersebut, presiden Prabowo didampingi oleh wakil presiden Gibran Rakabuming Raka. Sidang kabinet ini menjadi momen refleksi setahun pemerintahan Prabowo-Gibran.

Comment