Bulukumba, Inilah.co.id– Pimpinan Cabang Bank Sulselbar Bulukumba, Andi Yudiarti Hadrawi angkat bicara menanggapi pernyataan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bulukumba Fahidin HDK, yang meminta Bank Sulselbar Bulukumba memperluas bantuan modal ke masyarakat kecil.
Andi Yudiarti Hadrawi menjawab secara lugas. Dia menegaskan, Bank Sulselbar Bulukumba bukan hanya mengakomodir kepentingan permodalan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) saja.
Menurutnya, Bank Sulselbar Bulukumba terbuka bagi semua kalangan masyarakat yang ingin mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan beragam skema yang disiapkan. Jumlahnya juga tak main-main.
“Bank Sulselbar memiliki fasilitas KUR yang diperuntukkan bagi masyarakat selain ASN,” ujar Andi Yudiarti Hadrawi di Bulukumba, Selasa (30/9/2025).
“Kredit tersebut berupa fasilitas kredit modal kerja, dengan limit sampai dengan Rp500 juta dengan suku bunga 6%, dan untuk plafon sampai dengan Rp100 juta tanpa harus menyerahkan agunan,” sambungnya.
Sebelumnya, Fahidin meminta Bank Sulselbar Cabang Bulukumba memperluas bantuan modal ke masyarakat kecil. Sebab ia menilai, Bank Sulselbar punya andil besar terhadap pembangunan di Bumi Panritalopi.
“Kita berharap bantuan KUR diperluas ke masyarakat, terutama nelayan,” ujar Fahidin saat menghadiri penandatangan MoU antara Pemkab Bulukumba dengan PT. Bank Sulselbar di lantai 2 Kantor Cabang Bank Sulselbar Bulukumba.
“Bank ini kan milik pemerintah daerah, sehingga memang perlu ada keseriusan pemerintah daerah untuk lebih berpihak kepada Bank Sulselbar. Sebaliknya Bank Sulselbar juga harus lebih berpihak kepada masyarakat. Jangan hanya ASN, tapi masyarakat umum,” tambahnya.
Comment