Minus Kuartal III, Realisasi Penanaman Modal di Bulukumba Capai Rp492 Miliar

Ilustrasi Investasi dan Penanaman Modal. (Int)

Bulukumba, Inilah.co.id Pemerintah terus menggenjot iklim investasi di tengah ketidakpastian ekonomi global. Investasi sebagai pilar utama penggerak roda perekonomian nasional, diharap bisa lebih bergairah.

Dengan investasi dan penanaman modal yang masif, maka lapangan pekerjaan akan terbuka lebar-lebar. Efeknya angka pengangguran akan ikut menurun. Ekonomi tumbuh, masyarakat pun akan lebih sejahtera.

Dalam berbagai kesempatan, Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf menyampaikan pentingnya investasi bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan rakyat. Bahkan pekan lalu, ia bertemu dengan salah satu pengusaha asal Tiongkok di Jakarta, membahas potensi investasi di Bulukumba.

Berdasarkan data dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bulukumba yang diterima redaksi, Sabtu (18/10/2025), penanaman modal di Kabupaten Bulukumba sampai kuartal kedua 2025, sudah mencapai Rp492.490.090.297.

BACA JUGA:  Kunker di Bulukumba, Kajati Sulsel Nginap di Tanjung Bira

Realisasi tersebut, terdiri dari Rp259.289.503.422 di kuartal pertama, dan Rp233.200.586.875 di kuartal kedua. Untuk realisasi kuartal ketiga 2025, DPMPTSP Bulukumba masih menunggu data dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM).

Adapun rincian kuartal pertama, penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp14.925.180.333. Sedangkan penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp244.364.323.089.

Selanjutnya di kuartal kedua, penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp2.721.765.436. Sedangkan penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp230.478.821.439.

Jika dikalkulasi penanaman modal dari kuartal pertama, terdapat penurunan sebesar Rp26.088.916.547 di kuartal kedua. Sayangnya, redaksi belum menerima data penanaman modal pada periode yang sama di tahun sebelumnya (yoy).

BACA JUGA:  Layani Cetak KTP Secara Online, Disdukcapil Bulukumba Setop Antrian Manual

Untuk sektor penyumbang investasi dan penanaman modal yang signifikan di Bulukumba, terdiri dari perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan motor, konstruksi, pengangkutan dan pergudangan, penyediaan akomodasi dan makan minum, pengadaan listrik, gas, uap/air panas dan udara dingin, serta jasa lainnya.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala DPMPTSP Kabupaten Bulukumba, Andi Ashadi menyatakan pihaknya masih menggunakan buku peta potensi yang lama. Ia pun akan memperbaharuinya di tahun depan.

“Selain buku peta potensi, kami juga akan buat Profil Investasi Kabupaten Bulukumba di tahun 2026,” jelas kepala dinas yang lebih akrab disapa Andi Gatot.

Comment